Archive for the ‘Uncategorized’ Category


Foto: Okezone.com

Hari ini adalah hari diselamatkan dari kelongsoran yang terjadi di underpass Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta. Karena adanya celah kurang dari setengah meter menyulitkan Tim SAR untuk mengevakuasinya. Pagi hingga malam tim sar berusaha untuk mengeluarkan diri Mutmainnah. Tetapi dengan cekatan dan kerja sama tim SAR, Mutmainnah dapat diselamatkan pada hari ini jam 06.47 WIB tanggal 06 Februari 2018. Mutmainnah asli nama korman telah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Mayapada setelah tertimbun 13 jam. Semoga korban dapat pulih kembali dan beraktifitas kembali.

Konfirmasi dari GMF atasan langsung dari atasannya sangat berduka cita yang menimpa saudara kami salah satu teman korban dari Mutmainnah atas nama Diantri Putri telah pulang ke Rahmatullah pada jam 06.13 WIB setelah berhasil dievakuasi pertama dan ke RS Tanggerang dan dirujuk ke RS Mayapada Tanggerang. Kondisi Mutmainnah respon masih bagus dan masih sadar serta masih sedikit shok yang menimpa atas dirinya. Semoga saudara Mutmainnah kembali pulih sehat dan melakukan aktivitas kembali.

Keterangan kepala Tim Sar mengatakan Mutmainnah posisi terjepit di beton pilar atas samping mobil sebelah kiri. Metode yang digunakan untuk menyelamatkan adalah mensyoring dan mengambil korban dengan menarik punggung dan bagian pantat dahulu.

Keterangan awal dari teknisi Tim Konstruksi PP Waskita ini dikarenakan karena akibat dari adanya gempa yang waktu lalu terdapat gempa yang menimpa di daerah jakarta.

Nafsul Mutmainnah adalah jiwa yang telah mendapat ketenangan; telah sanggup untuk menerima cahaya kebenaran sang Ilahi. Juga jiwa yang telah mampu menolak kenikmatan kemewahan dunia dan tidak bisa dipengaruhi oleh hal tersebut. Nafsu ini membuat pemiliknya merasa berpuas diri dalam pengabdiannya kepada Tuhan. Dia juga akan selalu berbuat amal saleh (kebajikan kepada sesama makhluk).(wikipedia.id)

Nafsu Mutmainnah dapat diartikan sebagai nafsu yang disinari cahaya, sehingga dapat mengosongkan hati dari sikap tercela dan terhiasi dengan sifat terpuji. Nafsu ini dapat menciptakan ketenangan jiwa bagi seseorang. Orang yang berada di tingkatan ini adalah orang yang sedang menuju ke taman Ilahi. Dapat ditemukan sifat-sifat yang terpuji dalam nafsu mutmainnah seperti dermawan, tawakal, ibadah, syukur, ridho, dan takut kepada Tuhan. Dalam agama Islam, hal ini telah disebutkan dalam AlQuran surat Al-Fajr ayat 27-28 sebagaimana berbunyi: Hai jiwa yang tenanng, kembalilah kamu kepada Tuhanmu dengan ridho dan diridhoi.

Nafsu ini dimiliki oleh orang yang beriman pada  tingkatan khusus atau orang-orang yang telah dekat dengan Tuhan.(Wikipedia.id)

 

Iklan


1. Curah hujan (mm) : merupakan ketinggian air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar, tidak menguap, tidak meresap, dan tidak mengalir. Curah hujan 1 (satu) millimeter, artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang datar tertampung air setinggi satu millimeter atau tertampung air sebanyak satu liter.

2. Curah hujan kumulatif (mm) : merupakan jumlah hujan yang terkumpul dalam rentang waktu kumulatif tersebut. Dalam periode musim, rentang waktunya adalah rata-rata panjang musim pada masing-masing Zona Musim (ZOM).

3. Zona Musim (ZOM) : adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan. Daerah-daerah yang pola hujan rata-ratanya tidak memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan, disebut Non ZOM.

Luas suatu wilayah ZOM tidak selalu sama dengan luas suatu wilayah administrasi pemerintahan. Dengan demikian, satu wilayah ZOM bisa terdiri dari beberapa kabupaten, dan sebaliknya satu wilayah kabupaten bisa terdiri dari beberapa ZOM.

4. Awal Musim Kemarau, ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) kurang dari 50 milimeter dan diikuti oleh 2 (dua) dasarian berikutnya. Permulaan musim kemarau, bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya (rata-rata 1981-2010).

5. Awal Musim Hujan, ditetapkan berdasar jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) sama atau lebih dari 50 milimeter dan diikuti oleh 2 (dua) dasarian berikutnya. Permulaan musim hujan, bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) dari normalnya (rata-rata 1981-2010).

6. Dasarian : adalah rentang waktu selama 10 (sepuluh) hari.
Dalam satu bulan dibagi menjadi 3 (tiga) dasarian, yaitu :
a. Dasarian I : tanggal 1 sampai dengan 10.
b. Dasarian II : tanggal 11 sampai dengan 20.
c. Dasarian III : tanggal 21 sampai dengan akhir bulan.

7. Sifat Hujan : merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan selama rentang waktu yang ditetapkan (satu periode musim hujan atau satu periode musim kemarau) dengan jumlah curah hujan normalnya (rata-rata selama 30 tahun periode 1981-2010).
Sifat hujan dibagi menjadi 3 (tiga) katagori, yaitu :
a. Atas Normal (AN) : jika nilai curah hujan lebih dari 115% terhadap rata-ratanya.
b. Normal (N) : jika nilai curah hujan antara 85%–115% terhadap rata-ratanya.
c. Bawah Normal (BN) : jika nilai curah hujan kurang dari 85% terhadap rata-ratanya.

sumber: bmkg.go.id

KERETA BANDARA SOEKARNO HATTA

Posted: Desember 27, 2017 in Uncategorized
Tag:

Berikut ini uji coba yg dilakukan pemerintah prov DKI Jakarta untuk KA rute Sudirman Baru-Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya.


Kronologi 78 menit pembebasan sandera di Kimberly Timika Papua 18 November 2017:

1 Tim Pasukan Parako Kopassus melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat Area Kimberley Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi Warga Masyarakat di Papua. Di Back Up oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, serentak dengan 2 Tim dari Taipur Kostrad bertugas menguasai Bunti. Seluruh Personel TNI sudah masuk ke Posisi masing masing, menunggu perintah melaksanakan Serbuan.

Pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00, Pasukan mulai bergerak ke arah posisi Kelompok KKB yang sedang berkumpul. 07.45 suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah utikini. Mengetahui Pasukan yang Tiba tiba Muncul diluar area pemukiman, Kelompok OPM berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan Perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus.

Jam 08.18 seluruh area Kimberley berhasil dikuasai Pangdam perintahkan untuk bergerak menguasai pos2 pengamanan Separatis TPN/OPN.
Dalam waktu 78 menit seluruh seluruh Area berhasil dikuasai dan Para separatis melarikan diri ke Hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari Jarak Jauh.

Belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban karena cuaca berkabut sanggat tebal.

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasi berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan Tim Evakuasi.

Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi. Sekitar 14.00 proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban Sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan Luar Papua, Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik. Saat pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi mengamankan korban dan kampung.

Tugas Tim Parako Kopassus Selesai di Kimberley dan menunggu Perintah Selanjutnya.

“Jika kalian berhadapan dengan Pasukan Reguler, Bertempur lah secara Terhormat.
Jika kalian berhadapan dengan Milisi, Jangan pernah memberinya kesempatan kedua.”

*Kolonel Inf Muhammad Aidi*
*Kapendam XVII/Cendrawasih*

KOMEMTAR MU MENENTUKAN NASIBMU

Posted: November 17, 2017 in internet, Uncategorized
Tag:,

KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.

Ubahlah cara berpikirmu maka Nasibmu akan segera berubah.

**
Seorang murid bertanya pada gurunya;

“Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?”

Guru: “Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalah…?”

“Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya masalahnya”

Murid: “Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku”

Guru: ” Ya itu karena pikiranmu bermasalah”, Setiap kejadian dalam hidup itu netral pikiran kamulah yang menilai itu “bermasalah” atau “menguntungkan”.

Murid : “Maksudnya?”

Guru : “Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan”.

Murid : “Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup”

Guru : “Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?”

Murid : ” Tentu saja tidak”, bagi mereka malah menguntungkan.

Guru : “yang jadi masalah Hujannya atau orangnya…?

Ingatlah selalu

Ketika kita selalu berprasangka baik/Husnudzon maka hal-hal baiklah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.

dan ketika kita selalu berprasangka buruk/Suudzon maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.

Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita.

Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya.

Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Allah sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikirmu, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.

Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.

Nah sekarang mari kita cek cara berpikir kita masing2 yang tercermin dari komentar-komentar kita setiap hari :

1. Melihat rekan kerjanya naik jabatan
Orang postif : Saya akan belajar dari dia.
Orang negatif: Pasti dia pinter bgt cari muka

2. Melihat orang pergi Haji
Orang positif : Ya Allah semoga kelak aku bisa seperti dia
Orang negatif: Hajinya paling cuma buat pamer-pamer doang.

3. Membaca status di fb
Orang Positif : terimakasih untuk infonya izin share ya
Orang negatif: ah infonya basi saya sudah pernah baca kok

4. Membaca status humor di fb
Orang positif: terimakasih telah bisa membuat saya tersenyum pagi ini
Orang negatif: Garing ! gak lucu !

5. Turun Hujan
Orang Positif : Alhamdullilah udaranya jadi sejuk
Orang Negatif: Ah kalo pas lagi perlu terang malah hujan, Dasar Sial !!

6. Dapat Gaji
Orang positif : Alhamdullilah bisa buat bayar-bayar kebutuhan
Orang Negatif: Percuma gajian juga gak cukup buat bayar2 kebutuhan

7. Punya Suami
Orang Positif : Alhamdullilah meskipun gajinya tidak besar tapi suamiku baik dan penuh perhatian.
Orang negatif : Percuma punya suami baik, kalo gak bisa cukupin kebutuhan rumah tangga.

8. Melihat orang berpakaian Sederhana
Orang positif : duh dia orang yang sederhana sekali ya meskipun pejabat.
Orang Negatif: Pejabat Tinggi tapi penampilannya kok kampungan gitu sih.

9. Punya Motor
Orang Negatif : Begini neh kalo naek motor, kalo pas ujan basah kuyup gak kayak orang yang punya mobil.

Orang Positif: Alhamdullilah punya motor, enaknya naik motor itu kalo pas panas gak kehujanan dan kalo pas hujan gak kepanasan.

10. Membaca postingan ini
Orang Positif: Terimakasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya biar manfaat bagi yang lain.

Orang Negatif: “Gak mau baca” karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar.

Tipe yang manakah kita….?
akan menentukan nasib kita.

Mau ubah nasib ?
Segera ubah cara berpikir kita dan komentar kita setiap hari.

di tulis dari pengalaman pribadi setiap hari bertemu dengan orang-orang berpikir positif dan negatif.
SATU LANGKAH BERJUTA MAKNA.

#Selamat_pagi_KSATRIA_PELINDUNG_RAKYAT


pahlawanSELAMAT HARI PAHLAWAN

Seluruh bangsa Indonesia hari ini tanggal 10 November 2017 serentak mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mendahului kita. Semoga arwah dan jasa jasa beliau diterima di Sisi Yang Maha Kuasa. Amin. Mari kita sebagai penerus bangsa bersama sama membangun bangsa dengan cara berpikir positif, bekerja seluruh daya dan upaya untuk menyukseskan cita cita para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

  1. Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang :

“Untuk keamanan dan kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan

Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok

hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu

menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya“.

(Disampaikan pada saat Nyi Ageng Serang mendengarkan keluhan keprihatinan pada pengikut/rakyat, akibat perlakuan kaum penjajah).

  1. Pesan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman :

“Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan

perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus”.

(Disampaikan pada jam-jam terakhir sebelum jatuhnya Yogyakarta dan Jenderal Sudirman dalam keadaan sakit, ketika menjawab pertanyaan Presiden yang menasehatinya supaya tetap tinggal di kota untuk dirawat sakitnya).

  1. Pesan Pahlawan Nasional Prof. DR. R. Soeharso :

“Right or Wrong my country, lebih-lebih kalau kita tahu, negara kita dalam keadaan

bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya“.

(Pernyataannya sebagai seorang nasionalis dan patriot).

  1. Pesan Pahlawan Nasional Prof. Moh. Yamin, SH :

“Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh

kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri“.

(Disampaikan pada konggres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang dilhadiri oleh berbagai perkumpulan pemuda dan pelajar, dimana ia menjabat sebagai sekretaris).

  1. Pesan Pahlawan Nasional Supriyadi :

“Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji

yang tinggi“.

(Disampaikan pada saat Supriyadi memimpin pertemuan rahasia yang dihadiri beberapa anggota Peta untuk melakukan pemberontakan melawan pemerintah Jepang).

     6. Pesan Pahlawan Nasional Teuku Nyak Arif :

“Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama“.

(Disampaikan pada pidato bulan Maret 1945, dimana Teuku Nyak Arif menjadi Wakil Ketua DPR seluruh Sumatera).

    7. Pesan Pahlawan Nasional Abdul Muis :

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika

memang mau berjuang“.

(Menceritakan pengalamannya di luar negeri kepada para pemuda di Sulawesi, ketika Abdul Muis melakukan kunjungan ke Sulawesi sebagai Anggota Volksraad dan sebagai wakil SI).

      8. Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo / KGPAA Mankunegoro I :

– Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki

– Wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan)

– Mulat sario hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggung jawab).

(Merupakan prinsip Tri Dharma yang dikembangkan oleh Mankunegoro I).

    9. Pesan Pahlawan Nasional Pattimura:

“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan

bangkit”.

(Disampaikan pada saat akan digantung di kota Ambon tanggal 16 Desember 1817).

    10. Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare :

“Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku”.

(Disampaikan pada saat memperjuangkan Irian Barat/Papua agar terlepas dari belenggu kolonialisme Belanda dan kembali bergabung dengan NKRI).

    11. Bung Tomo :

“Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan”.

(Pidato Bung Tomo melalui Radio Pemberontakan).

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat

membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu kita tidak akan mau

menyerah kepada siapapun juga”.

(Pidato Bung Tomo di Radio pada saat pertempuran menghadapi Inggris di Surabaya bulan November 1945)

    12. Gubenur Suryo :

“Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur daripada

dijajah kembali”.

(Pidato Gubernur Suryo di Radio menjelang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya)

  1. Soekarno :

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan

aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya”.

(Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961).

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat

berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka”.

(Pidato HUT Proklamasi 1963).

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit

karena melawan bangsamu sendiri”.

“Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

    14. Moh. Hatta :

“Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata

untuk membela cita-cita”.

“Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar

persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian

pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita

sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan

Ibu Pertiwi.”

    15. R.A. Kartini :

“Tahukan engkau semboyanku ? Aku mau ! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa

kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata

“Aku tidak dapat !” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau !” membuat kita mudah

mendaki puncak gunung”.

    16. Ki Hajar Dewantara :

Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh)

Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat)

Tut Wuri Handayani (Di belakang memberikan dorongan)

(Semboyan yang diajarkan saat Ki Hajar Dewantara merintis Taman Siswa yang didirikan pada tahun 1922 dan hingga kini masih dipakai dalam dunia pendidikan)