Kekuatan Kata

Posted: Juli 31, 2013 in Uncategorized

Hari Selasa, tgl 30 Juli 2013, sebenarnya waktu yg tepat untuk ngecek pelanggan AMR mana yg online dan offline. Melihat track penjualan dan kondisi upload standmeter temen-temen di unit. Suatu pekerjaan yg teramat mengasikkan -bener sumpah- 🙂

Tapi sebelum matahari muncul, aku sudah mendapat sms. Sms yg tidak kuinginkan. heheheee. Aku diperintahkan untuk menghadiri rapat akbar (yaaa karena banyak yg ngikut jd deh ak bilang akbar) di Hotel Aston, keren kan?! tapi untuk kami, sudah biasa teman, apalagi di kota kecil seperti ini -.- sebesar-besar gedung ya cuman segitu.

Bismillahirrahmanirrahim.. akhirnya aku berangkatlah pagi2 jam 7 dari kosan ke kantor absen dan pergi rapat bareng temen. Sesampai disana, sudah dimulai acaranya (baru berdoa sih). Acara berikutnya sambutan dari orang no. 1 -GM- dan dilanjutkan motivasi dari Pak Aris Jaya yang langsung didatangkan dari Jakarta.

Materi yang diajarkan sebenarnya sama dengan materi-materi yang di dapat waktu dulu di sma atw kuliah. Tapi, para motivator ini memang selalu menyajikan hal baru -bagiku- contohnya :

“Ayo, semua silahkan angkat tangan Anda seperti ini” Pak Aris mengangkat tangan sampai di atas kepala. Semua mengikuti

“Goyangkan” goyangkan tangan. Semua mengikuti

“Goyangkan lebih keras lagi” sampai tubuhpun bergetar. Semua masih mengikuti

“Goyangkan lagi, lagi, lagi…” setelah banyak detik dan kami mulai fokus dan konsen dengan instruksi, “Pegang dagu, pegang dagu Anda, sekarang pegang dagu” tapi Pak Aris megang jidat!!! kontan hampir 90% lebih orang megang jidat. “Pegang dagu Anda..!” hahahaaaa.. baru sadar, grrrrrr orang2 ketawa semua

Hal seperti itu, sebenarnya sudah ada sejak dulu, mengajarkan bahwa hanya dengan perkataan sederhana dr hampir seluruh peserta rapat puluhan orang mengikuti, dahsyatnya perkataan. Itulah setiap motivasi, walau sama, tp selalu mengingatkan kembali untuk lebih bersemangat lagi.

Beberapa sesi dan hampir 2 jam diikuti, banyak yang diambil hikmahnya. Kemungkinan, setiap orang mengintepretasikan berbeda -termasuk aku- dan berikut ini lah kesimpulan dari 2 jam tersebut :

Jika ingin seseorang bahagia dengan perkataan kita, yg ujung-ujungnya akan mengikuti setiap omongan kita, ada beberapa hal yang perlu di lakukan yaitu

1. Kabarkan dengan Bahagia

contoh, kalau ada suami bilang, “Bu, Alhamdulillah ayah diberikan kepercayaan dalam tim,” semua di hendel sendiri maksudnya hahaaa “pekerjaan banyak tapi menantang bu”
kalau suami bilang gini, istri pasti percaya aja kalau besok-besoknya lembur sampe malam, “Iya ayah.. lembur aja, gpp, ati2 ya..” beda dengan :

“Bu, masa ayah disuruh kerja sendirian di tim ayah, yg lain ongkang2 aja bu, belum lagi kerjaan numpuk, banyak!” kalau lembur besoknya, istrinya bs bilang, “yah, ngapain lembur2 segala, udah ga diperhatiin, kerja sendiri juga, udah pulang aja!”

2. Ungkapkan apa yang disukai

contoh “Makasih ya, saya senang setiap kamu kerja selalu rapi dan tepat waktu”

3. Tindakan Nyata / Usaha

4. Ikhlas dan Pasrah dengan apa yang sudah diupayakan

Inilah kesimpulannya.. ini bisa diaplikasikan ke kehidupan keluarga atau dalam pekerjaan.

 

-Mrs. Kasri- <<<< curhat ni ye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s