Kekentalan Darah Menyebabkan Keguguran Berulang

Posted: Juni 23, 2013 in kesehatan

Dear my handsome husband.. kali ini aku, istrimu yang menulis blog ini ^^

Semoga tulisan ini menginspirasi beberapa perempuan dengan kondisi yang sama denganku. 2 kali aku hamil, 2 kali aku keguguran, dengan kondisi yang sama, umur janin yang hampir sama dan perasaan yang sama, sedih (sekali).
Kesedihanku makin besar mengingat janin yang kukandung, nanti kalau lahir sama kaya ayahnya, yang handsome luar dalam, kalaupun perempuan pasti manis dan cantik >.<

Waktu aku hamil, dibuat jalanpun susah, pegel disana sini. Tidur ga pernah bisa nyaman karena kebiasaan miring, sedangkan kalau aku tidur miring pinggang dan pinggul menahan sakit. Aku cepat sekali lelah, ngantuk dan kadang pusing. Ketika mual dan muntah menyerang 3 kg badanku turun dalam 1 minggu, makan ga ada yang nyaman. Kehamilanku yang pertama dan kedua kondisinya sama, hanya yang kedua ini aku lebih bisa siap, bahagia dan senang menghadapinya. Bukan stress.

Waktu kehamilanku yang pertama, beberapa hari sebelum dinyatakan BO oleh dokter, aku merasakan sakit yang luar biasa di daerah bawah rahim sebelah kanan dan kiri. 10 minggu kehamilan, bercak darah pun keluar dan hari itu juga darah segar mengalir deras, lusanya aku merasakan sakit yang luar biasa, sampai janinnya keluar sendiri (pendarahan hebat). Aku harus kuret. Sedangkan dikehamilan yang kedua usia kandunganku 12 minggu dan harus kuret juga.

Aku sebenarnya frustasi dan stress, tapi dukunganmu semangatmu dan nasehatmu membuatku kuat dan semangat lagi, suamiku. (makasih sayang)

2 x keguguran dengan kondisi yang sama?? Akhirnya aku menemukan dokter yang bisa memberikan jawaban setelah konsultasi beberapa kali dengan beberapa dokter. Dulu, dokter2ku kira ini adalah kesalahan kromosom. Tapi ternyata tidak. Tes darah menunjukkan Torch hasil negatif (hanya herpes yang positif), ACA IgG IgM negatif , tetapi ANAku positif.

Dokter Obgynku yang paling klik sekarang adalah Dr. Laqif sebagai dokter mitra di Yarsis Solo, mengatakan bahwa darahku kental dan antibodiku menganggap bahwa janin adalah benda asing, sehingga antibodi melawan janinku (disitulah aku mulai drop lagi, sampai berfikir bahwa aku sendiri yang membunuh janinku T.T). Waktu aku konsul, kebetulan banget aku lagi herpes sehingga Dr. Laqif memberikan terapi obat valvir 1 x sehari (selama 2 minggu), metformin ½ tablet 3 x sehari (selama 2 bulan) dan ascardia 1 x sehari (selama 1 bulan), obat-obat ini akan diperpanjang selama 6 bulan (kecuali valvir). Selain terapi obat, aku juga harus tes darah lagi 2 bulan yang akan datang, untuk mengetahui perkembanganku (dengan biaya yang tidak sedikit T.T).

Dari konsul terakhir, dokter mengatakan dan berdoa, semoga terapi selama 6 bulan ini bisa mengencerkan darahku, kalau masih kental juga, dokter akan kerjasama dengan dokter ahli darah sehingga waktu hamil harus disuntik obat pengencer darah diperut setiap hari selama hamil 9 bulan.

Terdengar ngeri dan takut, tapi setelah aku mulai mencari teman-teman dengan kondisi yang sama (di internet), ternyata banyak dan mereka lebih mengerikan kondisinya. Bukan hanya uang yang aku khawatirkan tapi kondisiku dan janin nanti kalau hamil lagi.

Tapi.. aku menanggapi semua ini hanya dengan ikhlas dan pasrah, mungkin Allah belum memberikan amanah ini untuk aku dan suami karena kami masih terpisah jauh, aku bekerja di Pangkalpinang, Pulau Bangka sedangkan suamiku ada di Jayapura. Kondisiku belum memungkinkan untuk pindah maupun resign karena masih ada kontrak dan pinalti jika resign yang tidak sedikit harus dibayar (puluhan juta). Semoga ibu-ibu dengan kondisi yang sama denganku diberikan kemudahan dalam kehamilannya dan semoga kehamilanku nantinya bisa lancar dan normal seperti yang lain.
Aamiin.

Komentar
  1. dinda mengatakan:

    saya juga sama.. ketika tes torch hasilnya herpes dan kekentalan darah.. diberi obat valvis dan ascardia juga.. skrg kehamilan kamu udh brp usianya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s